lirik lagu mr.simple by SUJU
02.13 |
Lirik Lagu Super Junior MR Simple - Video Youtube Mr Simple. Super Junior
merupakan Boyband asal Korea yang lagu-lagu mereka belakangan ini
banyak juga diminati kalangan remaja Indonesia. Berikut ini kami sajikan
Lyrics Super Junior - Mr Simple selengkapnya
Lirik Lagu Super Junior - Mr Simple
Because you naughty, naughty, Hey! Mr. Simple
Because you naughty, naughty, Suju kanda!
Sesangi ne mang daero an dwindago hwaman nemyeon andwae keu reol pilyo opji
keokcheong-do paljada jakeun ire nomu yeonyeonhaji marja mome chuji ana
Sojeoki chuwatdaga napatdaga keureon keoji mwo cheung! seolchikhi uratdaga teoreochyeotda keureon taedo itji
eocheomyeon kwaenchanha swiweo kaneun keotdo chua modeun geoshi ttae, ttae, ttae, ttae, ttae-ga itneun keonikka
Keuttaega namja-ramyeon chingul manna sul han chane teoreobeorigo (Alright!) Alright
Keuttaega namja-ramyeon chingul manna suda tteoreo nallyeobeorigo (Alright!) Alright, Alright
*
Bwara Mr. Simple, Simple Keuttae-neun Keuttae-neun Keuttae-ro meotchyeo
Bwara Miss Simple, SImple, Keuttae-neun Keuttae-ro yeppeo (SJ Call)
**
Kaja kaja eoseo kaja Makhyeosseul ttaen dorakaja kot kotchi apa chukketdamyeon oneul haruman norgo boja
Han keurae-do keochin sesang chukeora ttwimyeon naman jicheo kidaryeobwa akkidwi pak neowi nari kot ultenikka
Blow Your Mind kara Mr. Simple
Blow Your Mind ttae-ga watjanha Duryeowo malgo
Blow Your Mind Kaja Mr. Simple
Blow Your Mind ttae-ga watjanha Junbi dwaetjanha
Sok sseokneun iri an doo kaji anin seseang-e urin sara keukeon ae-do ara
mwo ireohke eoryeopna uri chal meokgo chal jago tto charamyeon kereohke hamyeon dwiji
Keuttae-ga hwa-ga na-myeon chingul mannna dwitdamhwaro peureobeorigo (Alright!) Alright
Keuttae-ga kwireupda-nyeon norae borreo sori jilleo nalryeobeorigo (Alright!) Alright, Alright
Kembali ke *
Dance jaryuran-ke mwo keuri byeol geo ittna Just Get It Get It
Sosohan iltaree jaemi deung deung deung keung keung keung
Sara-ittneun keuttael neukki-go shipna Just Grab It Grab It
kaseum ttwineun ne kkum-deuri aeki deung deung deung keung keung keung
(Because You Naughty, Naughty)
Ije keokjeong hajima ap-en choo-eun nari ulkeoya Shimgakan aekin da dwiro mirwodugo
Oneur-eun barke useobwa keuddae-wi hwanhan useum-e modu kibon choha-chyeo
Kembali ke *
kembali ke **
Blow Your Mind kara Mr. Simple
Blow Your Mind ttaega wattjanha Duryeowo malgo
Blow Your Mind kaja Mr. Simple
Blow Your Mind kara Mr. Simple
Apa Sih itu hacker...???
02.06 |
BAB I
PENDAHULUAN
A. SEJARAH
Terminologi peretas muncul pada awal tahun 1960-an di antara para anggota
organisasi mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan
Artifisial Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa
tersebut merupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan
mereka berkutat dengan sejumlah komputer mainframe. Kata bahasa Inggris
"hacker" pertama kalinya muncul dengan arti positif untuk menyebut
seorang anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat
program komputer yang lebih baik daripada yang telah dirancang bersama.
Kemudian pada tahun 1983,
istilah hacker mulai berkonotasi negatif. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk
pertama kalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis
di Milwaukee, Amerika Serikat. 414 merupakan kode area lokal mereka. Kelompok
yang kemudian disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60
buah komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga
komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Satu dari pelaku tersebut
mendapatkan kekebalan karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya
mendapatkan hukuman masa percobaan.
Kemudian pada perkembangan
selanjutnya muncul kelompok lain yang menyebut-nyebut diri sebagai peretas,
padahal bukan. Mereka ini (terutama para pria dewasa) yang mendapat kepuasan
lewat membobol komputer dan mengakali telepon (phreaking). Peretas sejati
menyebut orang-orang ini cracker dan tidak suka bergaul dengan mereka. Peretas
sejati memandang cracker sebagai orang malas, tidak bertanggung jawab, dan
tidak terlalu cerdas. Peretas sejati tidak setuju jika dikatakan bahwa dengan
menerobos keamanan seseorang telah menjadi peretas.
Para peretas mengadakan
pertemuan tahunan, yaitu setiap pertengahan bulan Juli di Las Vegas. Ajang
pertemuan peretas terbesar di dunia tersebut dinamakan Def Con. Acara Def Con
tersebut lebih kepada ajang pertukaran informasi dan teknologi yang berkaitan
dengan aktivitas peretasan.
Peretas memiliki konotasi
negatif karena kesalahpahaman masyarakat akan perbedaan istilah tentang hacker
dan cracker. Banyak orang memahami bahwa peretaslah yang mengakibatkan kerugian
pihak tertentu seperti mengubah tampilan suatu situs web (defacing), menyisipkan
kode-kode virus, dan lain-lain, padahal mereka adalah cracker. Cracker-lah
menggunakan celah-celah keamanan yang belum diperbaiki oleh pembuat perangkat
lunak (bug) untuk menyusup dan merusak suatu sistem. Atas alasan ini biasanya
para peretas dipahami dibagi menjadi dua golongan: White Hat Hackers, yakni
hacker yang sebenarnya dan cracker yang sering disebut dengan istilah Black Hat
Hackers.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Hacker
Hacker adalah sebutan untuk mereka yang
memberikan sumbangan yang bermanfaat kepada jaringan komputer, membuat program
kecil dan membagikannya dengan orang-orang di Internet.
Mencari, mempelajari dan mengubah sesuatu
untuk keperluan hobi dan pengembangan dengan mengikuti legalitas yang telah
ditentukan oleh developer game.
Para hacker biasanya melakukan
penyusupan-penyusupan dengan maksud memuaskan pengetahuan dan teknik. Rata –
rata perusahaan yang bergerak di dunia jaringan global (internet) juga memiliki
hacker.
Mereka menghabiskan sebagian besar
waktunya, mendedikasikan keahlian komputer dan segala sesuatu yang berhubungan
dengan dunia TI. Orang-orang ini merupakan pakar internet, memahami dunia
komputasi. Administrator jaringan anda, menganggap mereka memahami benar apa
yang mereka bicarakan, kebanyakan juga seorang hacker. Hacker bukanlah
orang-orang yang ada dibarisan terdepan dalam perang internet guna memperoleh
akses ilegal ke komputer tanpa alasan yang kuat. Seorang hacker hanya akan
mengambil alih sistem jika hal tersebut membutuhkan proses pemikiran yang
rumit, sesuatu yang menantang, dan yang akan memberikan informasi atau membantu
mereka mengklarifikasi informasi tentang bagaimana hal tersebut dilakukan. Para
hacker selalu haus ilmu pengetahuan, mempelajari lebih dalam, menyukai dan
selalu ingin memperoleh lebih rinci mengenai subyek tertentu. Komputer.
Internet. Catatan: Para hacker dapat juga didefinisikan sebagai kelompok White
Hat.
Dari masa ke masa definisi “hacker” telah
berkembang, namun pada masa ini dapat idefinisikan sebagai “Orang-orang yang
gemar mempelajari seluk beluk system komputer Dan bereksperimen dengannya.”
Eric Raymond, penyusun “The New Hacker’s Dictionary (MIT Press 1994),
menuliskan ciri-ciri hacker sebagai berikut :
-Gemar
mempelajari detail system komputer atau bahasa pemrograman.
-Gemar
melakukan praktek pemrograman daripada hanya menteorikannya.
-Mampu
menghargai hasil hacing orang lain.
-Mempelajari
pemrograman dengan cepat.
-
Mahir dalam system operasi / bahasa pemrograman tertentu (Unix).
Hacker sejati bukanlah kelompok kriminal
perusak jaringan seperti anggapan orang banyak, namun harus diakui bahwa dari
waktu ke waktu terdapat cukup banyak hacker yang menyalah gunakan kemampuan dan
pengethuan mereka untuk hal-hal yang destruktif dan negatif, melakukan berbagai
kejahatan atau berbuat usil dengan mengacaukan dan merusak file orang.
B. HACKER PUTIH / WHITE HAT HACKER
Peretas
topi putih (bahasa
Inggris :White hat hacker)adalah istilah teknologi informasi yang mengacu kepada peretas yang secara etis menunjukkan suatu
kelemahan dalam sebuah sistem komputer. White hat secara umum lebih
memfokuskan aksinya kepada bagaimana melindungi sebuah sistem, dimana
bertentangan dengan black hat yang lebih memfokuskan aksinya kepada
bagaimana menerobos sistem tersebut.
1. Pengertian
Peretas putih atau White hat
hacker adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu
kepada peretas yang secara etis menunjukkan suatu kelemahan dalam sebuah sistem
komputer. White hat secara umum lebih memfokuskan aksinya kepada bagaimana
melindungi sebuah sistem, dimana bertentangan dengan black hat yang lebih
memfokuskan aksinya kepada bagaimana menerobos sistem tersebut. Topi putih atau
peretas putih adalah pahlawan atau orang baik, terutama dalam bidang komputer,
dimana ia menyebut etika hacker atau penetrasi penguji yang berfokus pada
mengamankan dan melindungi IT sistem.
Peretas topi putih atau peretas suci, juga dikenal sebagai "good hacker," adalah ahli keamanan komputer, yang berspesialisasi dalam penetrasi pengujian, dan pengujian metodologi lain, untuk memastikan bahwa perusahaan sistem informasi yang aman. Pakar keamanan ini dapat memanfaatkan berbagai metode untuk melaksanakan uji coba mereka, termasuk rekayasa sosial taktik, penggunaan alat-alat hacking, dan upaya untuk menghindari keamanan untuk mendapatkan masuk ke daerah aman.
2. Tipe dan ciri
Black hat SEO taktik seperti
spamdexing, berusaha untuk mengarahkan hasil pencarian ke halaman target
tertentu dengan cara yang bertentangan dengan mesin pencari 'terms of service,
sedangkan metode topi putih umumnya disetujui oleh mesin pencari. peretas putih
cenderung menghasilkan hasil yang baik dan legal, sedangkan topi hitam
mengantisipasi bahwa situs mereka mungkin pada akhirnya akan dilarang baik
sementara atau secara permanen setelah mesin pencari menemukan apa yang mereka
lakukan. Dalam industri film,
topi putih adalah seseorang di barat film di mana karakter seperti akan
mengenakan putih topi kontras dengan penjahat topi hitam. Contoh karakter
seperti Red Ryder, Tom Mix, dan The Lone Ranger.Beberapa contoh nama white
hacker yang terkenal di antaranya memiliki nama samaran(nick name) :COOL,
SIX_WINGED_ANGEL, /_i_c_u_s_\, LIGHT_WING, yang berperan menekan penyebaran
virus di komputer dan menghapus situs-situs penyerang yang menjebak pengunanya
dengan cara menggunakan worm/virus yang memperkuat sistem anti virus bawaan dan
membantu perusahaan raksasa seperti facebook and multiply.white hacker dibagi
menjadi 2 tipe : Tim agresor disebut "merah", dan tim Pertahanan
disebut "biru" tim.
3.
Hirarki / Tingkatan Hacker (White Hat)
Ternyata Hacker
juga mempunyai tingkatan-tingkatan, tiap tingkatan di bedakan dengan kemampuan
dan ilmu yang dimiliki sang hacker :[Spoiler=level]
1.Elite
Ciri-ciri :mengerti sistem operasi luar dalam, sanggup mengkonfigurasi & menyambungkan jaringan secara global, melakukan pemrogramman setiap harinya, effisien & trampil, menggunakan pengetahuannya dengan tepat, tidak menghancurkan data-data, dan selalu mengikuti peraturan yang ada. Tingkat Elite ini sering disebut sebagai ‘suhu’
Ciri-ciri :mengerti sistem operasi luar dalam, sanggup mengkonfigurasi & menyambungkan jaringan secara global, melakukan pemrogramman setiap harinya, effisien & trampil, menggunakan pengetahuannya dengan tepat, tidak menghancurkan data-data, dan selalu mengikuti peraturan yang ada. Tingkat Elite ini sering disebut sebagai ‘suhu’
2.Semi Elite
Ciri-ciri :
lebih muda dari golongan elite, mempunyai kemampuan & pengetahuan luas
tentang komputer, mengerti tentang sistem operasi (termasuk lubangnya),
kemampuan programnya cukup untuk mengubah program eksploit.
3.Developed
Kiddie
Ciri-ciri :
umurnya masih muda (ABG) & masih sekolah, mereka membaca tentang metoda
hacking & caranya di berbagai kesempatan, mencoba berbagai sistem sampai
akhirnya berhasil & memproklamirkan kemenangan ke lainnya, umumnya masih
menggunakan Grafik User Interface (GUI) & baru belajar basic dari UNIX
tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru di sistem operasi.
4.Script Kiddie
Ciri-ciri :
seperti developed kiddie dan juga seperti Lamers, mereka hanya mempunyai
pengetahuan teknis networking yang sangat minimal, tidak lepas dari GUI,
hacking dilakukan menggunakan trojan untuk menakuti & menyusahkan hidup
sebagian pengguna Internet.
5.Lammer
Ciri-ciri : tidak mempunyai pengalaman & pengetahuan tapi ingin menjadi hacker sehingga lamer sering disebut sebagai ‘wanna-be’ hacker, penggunaan komputer mereka terutama untuk main game, IRC, tukar menukar software prirate, mencuri kartu kredit, melakukan hacking dengan menggunakan software trojan, nuke & DoS, suka menyombongkan diri melalui IRC channel, dan sebagainya. Karena banyak kekurangannya untuk mencapai elite, dalam perkembangannya mereka hanya akan sampai level developed kiddie atau script kiddie saja.
Ciri-ciri : tidak mempunyai pengalaman & pengetahuan tapi ingin menjadi hacker sehingga lamer sering disebut sebagai ‘wanna-be’ hacker, penggunaan komputer mereka terutama untuk main game, IRC, tukar menukar software prirate, mencuri kartu kredit, melakukan hacking dengan menggunakan software trojan, nuke & DoS, suka menyombongkan diri melalui IRC channel, dan sebagainya. Karena banyak kekurangannya untuk mencapai elite, dalam perkembangannya mereka hanya akan sampai level developed kiddie atau script kiddie saja.
Selain hackcer putih ada juga hacker hitam. Black
Hat/ Hacker hitam
Pengertian:
Black hat hacker adalah istilah teknologi
informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada para peretas yang menerobos
keamanan sistem komputer tanpa izin, umumnya dengan maksud untuk mengakses
komputer-komputer yang terkoneksi ke jaringan tersebut. Dalam penggunaan umum,
hacker adalah seseorang yang menerobos masuk ke dalam komputer, biasanya dengan
memperoleh akses ke kontrol administratif. Beberapa berpendapat bahwa
hacker,digambarkan sebagai orang yang menerobos masuk ke dalam komputer dengan
cara menerobos sistem keamanannya.di dunia ada komunitas hacker.komunitas
hacker ini adalah komunitas orang yang memiliki minat besar dalam pemrograman
komputer, sering menciptakan perangkat lunak open source. Orang-orang ini
sekarang mengacu pada cyber-kriminal hacker sebagai "kracker".
Istilah kracker diajukan oleh Richard Stallman untuk mengacu kepada peretas
dalam arti ini
C.
CARA-CARA HACKER MENEMBUS:
1.IP Spoofing

IP Spoofing juga dikenal sebagai
Source Address Spoofing, yaitu pemalsuan alamat IP attacker sehingga sasaran
menganggap alamat IP attacker adalah alamat IP dari host di dalam network bukan
dari luar network. Misalkan attacker
mempunyai IP address type A 66.25.xx.xx ketika attacker melakukan serangan
jenis ini maka Network yang diserang akan menganggap IP attacker adalah bagian
dari Networknya misal 192.xx.xx.xx yaitu IP type C.
IP Spoofing
terjadi ketika seorang attacker ‘mengakali’ packet routing untuk mengubah arah
dari data atau transmisi ke tujuan yang berbeda. Packet untuk routing biasanya
di transmisikan secara transparan dan jelas sehingga membuat attacker dengan
mudah untuk memodifikasi asal data ataupun tujuan dari data. Teknik ini bukan hanya dipakai oleh attacker tetapi juga dipakai oleh para
security profesional untuk men tracing identitas dari para attacker.
2. FTP
Attack

Salah satu serangan yang dilakukan terhadap File Transfer Protocol
adalah serangan buffer overflow yang diakibatkan oleh malformed command. tujuan
menyerang FTP server ini rata-rata adalah untuk mendapatkan command shell
ataupun untuk melakukan Denial Of Service. Serangan Denial Of Service akhirnya
dapat menyebabkan seorang user atau attacker untuk mengambil resource didalam
network tanpa adanya autorisasi, sedangkan command shell dapat membuat seorang
attacker mendapatkan akses ke sistem server dan file-file data yang akhirnya
seorang attacker bisa membuat anonymous root-acces yang mempunyai hak penuh
terhadap system bahkan network yang diserang.
Sebagai contoh adalah FTP server yang populer di keluarga UNIX yaitu
WU-FTPD yang selalu di upgrade dua kali dalam sehari untuk memperbaiki kondisi
yang mengizinkan terjadinya bufferoverflow Mengexploitasi FTP juga berguna
untuk mengetahui password yang terdapat dalam sistem, FTP Bounce attack
(menggunakan server ftp orang lain untuk melakukan serangan), dan mengetahui
atau mensniff informasi yang berada dalam sistem.
3. Unix
Finger Exploits

Pada masa awal internet, Unix OS
finger utility digunakan secara efficient untuk men sharing informasi diantara
pengguna. Karena permintaan informasi terhadap informasi finger ini tidak
menyalahkan peraturan, kebanyakan system Administrator meninggalkan utility ini
(finger) dengan keamanan yang sangat minim, bahkan tanpa kemanan sama sekali.
Bagi seorang attacker utility ini sangat berharga untuk melakukan informasi
tentang footprinting, termasuk nama login dan informasi contact.
Utility ini juga menyediakan
keterangan yang sangat baik tentang aktivitas user didalam sistem, berapa lama
user berada dalam sistem dan seberapa jauh user merawat sistem. Informasi yang
dihasilkan dari finger ini dapat meminimalisasi usaha kracker dalam menembus
sebuah sistem. Keterangan pribadi tentang user yang dimunculkan oleh finger
daemon ini sudah cukup bagi seorang atacker untuk melakukan social engineering
dengan menggunakan social skillnya untuk memanfaatkan user agar ‘memberitahu’
password dan kode akses terhadap system.
4. Flooding &
Broadcasting

Seorang attacker bisa menguarangi kecepatan network dan host-host yang
berada di dalamnya secara significant dengan cara terus melakukan
request/permintaan terhadap suatu informasi dari sever yang bisa menangani
serangan classic Denial Of Service(Dos), mengirim request ke satu port secara
berlebihan dinamakan flooding, kadang hal ini juga disebut spraying. Ketika permintaan flood ini dikirim ke semua station yang berada dalam
network serangan ini dinamakn broadcasting. Tujuan dari kedua serangan ini
adalah sama yaitu membuat network resource yang menyediakan informasi menjadi
lemah dan akhirnya menyerah.
Serangan dengan cara Flooding
bergantung kepada dua faktor yaitu: ukuran dan/atau volume (size and/or
volume). Seorang attacker dapat menyebabkan Denial Of Service dengan cara
melempar file berkapasitas besar atau volume yang besar dari paket yang kecil
kepada sebuah system. Dalam keadaan seperti itu network server akan menghadapi
kemacetan: terlalu banyak informasi yang diminta dan tidak cukup power untuk
mendorong data agar berjalan. Pada dasarnya paket yang besar membutuhkan
kapasitas proses yang besar pula, tetapi secara tidak normal paket yang kecil
dan sama dalam volume yang besar akan menghabiskan resource secara percuma, dan
mengakibatkan kemacetan.
5.
Fragmented Packet Attacks

Data-data internet yang di transmisikan melalui TCP/IP bisa dibagi lagi
ke dalam paket-paket yang hanya mengandung paket pertama yang isinya berupa
informasi bagian utama( kepala) dari TCP. Beberapa firewall akan mengizinkan
untuk memroses bagian dari paket-paket yang tidak mengandung informasi alamat
asal pada paket pertamanya, hal ini akan mengakibatkan beberapa type system
menjadi crash. Contohnya, server NT akan menjadi crash jika paket-paket yang
dipecah(fragmented packet) cukup untuk menulis ulang informasi paket pertama
dari suatu protokol.
6. E-mail
Exploits

Peng-exploitasian e-mail terjadi dalam lima bentuk yaitu: mail floods, manipulasi
perintah (command manipulation), serangan tingkat transportasi(transport level
attack), memasukkan berbagai macam kode (malicious code inserting) dan social
engineering(memanfaatkan sosialisasi secara fisik). Penyerangan email bisa
membuat system menjadi crash, membuka dan menulis ulang bahkan mengeksekusi
file-file aplikasi atau juga membuat akses ke fungsi fungsi perintah (command
function)
7. DNS and BIND
Vulnerabilities

Berita baru-baru ini tentang kerawanan (vulnerabilities) tentang
aplikasi Barkeley Internet Name Domain (BIND) dalam berbagai versi
mengilustrasikan kerapuhan dari Domain Name System (DNS), yaitu krisis yang
diarahkan pada operasi dasar dari Internet (basic internet operation).
8. Password Attacks

Password merupakan sesuatu yang
umum jika kita bicara tentang kemanan. Kadang seorang user tidak perduli dengan
nomor pin yang mereka miliki, seperti bertransaksi online di warnet, bahkan
bertransaksi online dirumah pun sangat berbahaya jika tidak dilengkapi dengan
software security seperti SSL dan PGP. Password adalah salah satu prosedur
kemanan yang sangat sulit untuk diserang, seorang attacker mungkin saja
mempunyai banyak tools (secara teknik maupun dalam kehidupan sosial) hanya
untuk membuka sesuatu yang dilindungi oleh password.
Ketika seorang attacker berhasil
mendapatkan password yang dimiliki oleh seorang user, maka ia akan mempunyai
kekuasaan yang sama dengan user tersebut. Melatih karyawan/user agar tetap
waspada dalam menjaga passwordnya dari social engineering setidaknya dapat
meminimalisir risiko, selain berjaga-jaga dari praktek social enginering
organisasi pun harus mewaspadai hal ini dengan cara teknikal. Kebanyakan
serangan yang dilakukan terhadap password adalah menebak (guessing), brute
force, kracking dan sniffing.
9. Proxy Server
Attacks

Salah satu fungsi Proxy server adalah untuk mempercepat waktu response
dengan cara menyatukan proses dari beberapa host dalam suatu trusted network.
Dalam kebanyakan kasus, tiap host mempunyai kekuasan untuk membaca dan menulis
(read/write) yang berarti apa yang bisa saya lakukan dalam sistem saya akan
bisa juga saya lakukan dalam system anda dan sebaliknya.
10. Remote Command
Processing Attacks

Trusted Relationship antara dua atau lebih host menyediakan fasilitas
pertukaran informasi dan resource sharing. Sama halnya dengan proxy server,
trusted relationship memberikan kepada semua anggota network kekuasaan akses
yang sama di satu dan lain system (dalam network).
Attacker akan menyerang server
yang merupakan anggota dari trusted system. Sama seperti kerawanan pada proxy
server, ketika akses diterima, seorang attacker akan mempunyai kemampuan
mengeksekusi perintah dan mengkases data yang tersedia bagi user lainnya.
11. Remote File System
Attack

Protocol-protokol untuk tranportasi data –tulang punggung dari internet—
adalah tingkat TCP (TCPLevel) yang mempunyai kemampuan dengan mekanisme untuk
baca/tulis (read/write) Antara network dan host. Attacker bisa dengan mudah mendapatkan jejak informasi dari mekanisme ini
untuk mendapatkan akses ke direktori file.
12. Selective Program Insertions
Selective Program Insertions
adalah serangan yang dilakukan ketika attacker menaruh program-program
penghancur, seperti virus, worm dan trojan (mungkin istilah ini sudah anda
kenal dengan baik ?) pada system sasaran. Program-program penghancur ini sering
juga disebut malware. Program-program ini mempunyai kemampuan untuk merusak
system, pemusnahan file, pencurian password sampai dengan membuka backdoor.
13. Port Scanning

Melalui port scanning seorang
attacker bisa melihat fungsi dan cara bertahan sebuah system dari berbagai
macam port. Seorang atacker bisa mendapatkan akses kedalam sistem melalui port
yang tidak dilindungi. Sebagai contoh, scaning bisa digunakan untuk menentukan
dimana default SNMP string di buka untuk publik, yang artinya informasi bisa di
extract untuk digunakan dalam remote command attack.
14. TCP/IP Sequence
Stealing

Passive Port Listening and Packet
Interception TCP/IP Sequence Stealing, Passive Port Listening dan Packet
Interception berjalan untuk mengumpulkan informasi yang sensitif untuk mengkases
network. Tidak seperti serangan aktif maupun brute-force, serangan yang
menggunakan metoda ini mempunyai lebih banyak kualitas stealth-like.
15. HTTPD Attacks

Kerawanan
yang terdapat dalam HTTPD ataupun webserver ada lima macam: buffer overflows,
httpd bypasses, cross scripting, web code vulnerabilities, dan URL floods.HTTPD
Buffer Overflow bisa terjadi karena attacker menambahkan errors pada port yang
digunakan untuk web traffic dengan cara memasukan banyak carackter dan string
untuk menemukan tempat overflow yang sesuai. Ketika tempat untuk overflow
ditemukan, seorang attacker akan memasukkan string yang akan menjadi perintah
yang dapat dieksekusi. Bufer-overflow dapat memberikan attacker akses ke
command .
D. HACKER SEBAGAI CYBERCRIME
Hacker merupakan
salah satu jenis Cybercrime.Cybercrime merupakan bentuk-bentuk kejahatan yang
timbul karena pemanfaatan teknologi internet.
Penanggulangan
Cybercrime
Aktivitas pokok
dari cybercrime adalah penyerangan terhadap content, computer system dan
communication system milik orang lain atau umum di dalam cyberspace. Fenomena
cybercrime memang harus diwaspadai karena kejahatan ini agak berbeda dengan
kejahatan lain pada umumnya. Cybercrime
dapat dilakukan tanpa mengenal batas teritorial dan tidak memerlukan interaksi
langsung antara pelaku dengan korban kejahatan. Berikut ini cara
penanggulangannya :
a. Mengamankan sistem
Tujuan yang nyata dari sebuah
sistem keamanan adalah mencegah adanya perusakan bagian dalam sistem karena
dimasuki oleh pemakai yang tidak diinginkan. Pengamanan sistem secara
terintegrasi sangat diperlukan untuk meminimalisasikan kemungkinan perusakan
tersebut. Membangun sebuah keamanan sistem harus merupakan langkah-langkah yang
terintegrasi pada keseluruhan subsistemnya, dengan tujuan dapat mempersempit
atau bahkan menutup adanya celah-celah unauthorized actions yang merugikan.
Pengamanan secara personal dapat dilakukan mulai dari tahap instalasi sistem
sampai akhirnya menuju ke tahap pengamanan fisik dan pengamanan data. Pengaman
akan adanya penyerangan sistem melaui jaringan juga dapat dilakukan dengan
melakukan pengamanan FTP, SMTP, Telnet dan pengamanan Web Server.
b. Penanggulangan Global
The Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) telah
membuat guidelines bagi para pembuat kebijakan yang berhubungan dengan
computer-related crime, dimana pada tahun 1986 OECD telah memublikasikan
laporannya yang berjudul Computer-Related Crime : Analysis of Legal Policy.
Menurut OECD, beberapa langkah penting yang harus dilakukan setiap negara dalam
penanggulangan cybercrime adalah :
- melakukan modernisasi hukum pidana nasional beserta hukum acaranya.
- meningkatkan sistem pengamanan jaringan komputer nasional sesuai standar internasional.
- meningkatkan pemahaman serta keahlian aparatur penegak hukum mengenai upaya pencegahan, investigasi dan penuntutan perkara-perkara yang berhubungan dengan cybercrime.
- meningkatkan kesadaran warga negara mengenai masalah cybercrime serta pentingnya mencegah kejahatan tersebut terjadi.
- meningkatkan kerjasama antarnegara, baik bilateral, regional maupun multilateral, dalam upaya penanganan cybercrime.
Perlunya Cyberlaw
Perkembangan teknologi yang sangat pesat,
membutuhkan pengaturan hukum yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi
tersebut. Sayangnya, hingga saat ini banyak negara belum memiliki
perundang-undangan khusus di bidang teknologi informasi, baik dalam aspek
pidana maupun perdatanya.
Permasalahan yang sering muncul adalah bagaimana
menjaring berbagai kejahatan komputer dikaitkan dengan ketentuan pidana yang
berlaku karena ketentuan pidana yang mengatur tentang kejahatan komputer yang
berlaku saat ini masih belum lengkap.
Banyak kasus yang membuktikan bahwa perangkat
hukum di bidang TI masih lemah. Seperti contoh, masih belum dilakuinya dokumen
elektronik secara tegas sebagai alat bukti oleh KUHP. Hal tersebut dapat
dilihat pada UU No8/1981 Pasal 184 ayat 1 bahwa undang-undang ini secara
definitif membatasi alat-alat bukti hanya sebagai keterangan saksi, keterangan
ahli, surat, petunjuk, dan keterangan terdakwa saja. Demikian juga dengan
kejahatan pornografi dalam internet, misalnya KUH Pidana pasal 282 mensyaratkan
bahwa unsur pornografi dianggap kejahatan jika dilakukan di tempat umum.
Hingga saat ini, di negara kita ternyata belum ada
pasal yang bisa digunakan untuk menjerat penjahat cybercrime. Untuk kasuss
carding misalnya, kepolisian baru bisa menjerat pelaku kejahatan komputer
dengan pasal 363 soal pencurian karena yang dilakukan tersangka memang mencuri
data kartu kredit orang lain.
Perlunya Dukungan Lembaga Khusus
Lembaga-lembaga khusus, baik milik pemerintah
maupun NGO (Non Government Organization), diperlukan sebagai upaya
penanggulangan kejahatan di internet. Amerika Serikat memiliki komputer
Crime and Intellectual Property Section (CCIPS) sebagai sebuah divisi khusus
dari U.S. Departement of Justice. Institusi ini memberikan informasi tentang
cybercrime, melakukan sosialisasi secara intensif kepada masyarakat, serta
melakukan riset-riset khusus dalam penanggulangan cybercrime. Indonesia sendiri
sebenarnya sudah memiliki IDCERT (Indonesia Computer Emergency Rensponse Team).
Unit ini merupakan point of contact bagi orang untuk melaporkan masalah-masalah
keamanan komputer.
ISTILAH –
ISTILAH
1. Hacking
Pengertian hacking sendiri adalah usaha untuk
memasuki sebuah jaringan internet dengan maksud menngeksplorasi ataupun mencari
kelemahan sistem jaringan secara illegal. Sedangkan orang yang melakukan
hacking disebut hacker. Jangan menganggap hacker seluruhnya negatif. Meskipun
kebanyakan hacker merusak tetapi ada juga hacker yang bertugas untuk menguji
seberapa kuat suatu sistem jaringan. Dan berusaha mencari kelemahan sistem
jaringan tersebut kemudian memperbaikinya.Mungkin ini merupakan contoh konkret
apa yang dilakukan oleh hacker :- Hacker serang server KPU
2. Cracking
Sesungguhnya pengertian cracking itu sendiri
berbeda dengan hacking. Cracking adalah usaha untuk memasuki sebuah jaringan
secara illegal dengan maksud mencuri, mengubah, atau menghancurkan file atau
data yang disimpan di komputer-komputer yang ada di jaringan tersebut.
Sedangkan orang yang melakukan cracking disebut cracker. Menurut saya sendiri
istilah cracker itu lebih identik dengan seseorang yang dapat membobol crack
atau kode-kode dari suatu program atau software. Saya misalkan suatu software
yang tadinya kita harus membayar untuk aktivasinya (shareware) dan setelah
membayar kita diberi kode atau serial untuk mengaktifkanya. Di tangan cracker
kode tersebut dapat ditembus atau dijebol. Dan akhirnya software itu dapat di
download dan berkat cracker orang yang ingin menggunakan software tersebut
tidak perlu membeli kode aktivasi dari software tersebut. Kelihatannya
menguntungkan bagi pengguna software itu, tetapi ini menjadi sangat merugikan
bagi pembuat software tersebut.
3. Vyxing
Istilah ini mungkin aneh di telinga anda. Vyxing
adalah pembuatan virus. Yang dimaksud virus di sini tentulah virus komputer.
Untuk orang yang membuat virus disebut vyxer. Sudah banyak ”spesies” virus yang
dibuat oleh para vyxer. Banyak pula orang yang mengeluh kalau komputernya
terserang virus. Banyak sekali dampak yang ditimbulkan contohnya saja komputer
sering restart sendiri, data-data hilang dsb. Para
pembuat antivirus ditantang untuk dapat ”menyembuhkan” virus tersebut.
4. Spamming
Spam sendiri
pengertiannya adalah pengiriman pesan yang tidak diinginkan, seperti e-mail
yang tidak penting, Salah satu situs jejaring sosial terkenal yakni Facebook
telah menyatakan perang terhadap spammer. Mungkin terlihat sepele, namun dampak
spammer juga berbahaya. Pada situs facebook misalnya, spammer akan mengirimkan
sebuah email ke wall atau kotak pesan yang berisi link sebuah situs. Jika kita
meng-klik link itu, secara otomatis spammer dapat mengendalikan akun kita dan
akan mengirimkan email serupa kepada orang lain.
Dengan mengetahui sedikit ancaman-ancaman diatas.
Anda dapat mendownload anti virus dan pastikan anti virus yang anda gunakan
selalu update. Anda juga dapat menggunakan firewall tambahan. Meskipun Windows
sudah dilengkapi oleh Firewall bawaan. Tidak anda salahnya jika anda melengkapi
komputer anda dengan firewall tambahan. Dan yang terakhir patikan anda membuka
website atau situs-situs yang jelas. Maksud jelas yaitu jelas kontennya, berisi
hal-hal yang berguna, dan menurut anda aman dari ancaman virus.
DETEKSI DINI KANKER RAHIM (KANKER SERVIKS)
21.23 |
KANKER SERVIKS
Kebanyakan kanker serviks dapat dicegah. Ada 2 cara untuk mencegah penyakit ini. Cara pertama adalah menemukan dan mengobati pra-kanker sebelum menjadi kanker serviks, dan yang kedua adalah mencegah terjadinya pra-kanker serviks.
Test Pap Smear: dinamakan sesuai dengan penemunya, Dr. George Papanicolaou (1883-1962) dari Yunani. Test ini digunakan menyingkapkan apakah ada infeksi, radang, atau sel-sel abnormal dalam serviks (leher rahim).
Test Pap smear dapat dilakukan di RS, klinik dokter kandungan ataupun laboratorium terdekat. Prosedurnya cepat (hanya memerlukan waktu beberapa menit) dan tidak menimbulkan rasa sakit.
Test Pap smear dapat dilakukan bila Anda tidak dalam keadaan haid ataupun hamil. Untuk hasil terbaik, sebaiknya tidak berhubungan intim minimal 3 hari sebelum pemeriksaan.
Gambar 1: dokter memasukkan (alat) speculum ke dalam liang vagina untuk menahan dinding vagina tetap terbuka.
Gambar 2: Cairan/lendir rahim diambil dengan mengusapkan (alat) spatula.
Gambar 3: Usapan tersebut kemudian dioleskan pada obyek-glass
Gambar 4: sample siap dibawa ke laboratorium patologi untuk diperiksa.
Jenis-Jenis Test Pap Smear:
- Test Pap smear konvensional
Seperti gambar diatas. - Thin prep Pap.
Biasanya dilakukan bila hasil test Pap smear konvensional kurang baik/kabur. Sample lendir diambil dengan alat khusus (cervix brush), bukan dengan spatula kayu dan hasilnya tidak disapukan ke object-glass, melainkan disemprot cairan khusus untuk memisahkan kontaminan, seperti darah dan lendir sehingga hasil pemeriksaan lebih akurat. - Thin prep plus test HPV DNA
Dilakukan bila hasil test Pap smear kurang baik. Sampel diperiksa apakah mengandung DNA virus HPV.
PEDOMAN DETEKSI DINI KANKER SERVIKS:
- Para wanita harus mulai melakukan tes Pap smear sekitar 3 tahun setelah mereka mulai melakukan hubungan seks, tetapi tidak lebih tua dari usia 21 tahun.
- Pengujian harus dilakukan setiap tahun jika tes Pap smear biasa digunakan, atau setiap 2 tahun sekali jika Pap smear berbasis cairan digunakan.
- Dimulai pada usia 30 tahun, para wanita yang mempunyai hasil tes NORMAL sebanyak 3x berturut-turut mungkin dapat menjalani tes Pap smear setiap 2 sampai 3 tahun sekali. Pilihan lainnya untuk wanita di atas 30an adalah menjalani tes Pap smear setiap 3 tahun sekali plus tes HPV DNA.
- Wanita yang memiliki faktor resiko tertentu (seperti infeksi HIV atau punya imunitas lemah) harus mendapatkan tes Pap smear setiap tahun.
- Wanita usia 70 tahun atau lebih tua dengan hasil tes Pap NORMAL selama 3 tahun berturut-turut (dan tidak mempunyai hasil tes ABNORMAL dalam 10 tahun terakhir) dapat memilih untuk berhenti melakukan tes Pap smear ini. Tapi wanita yang telah menderita kanker serviks atau yang memiliki faktor risiko lain (seperti yang disebutkan di atas) harus terus melalukan tes ini selama mereka berada dalam kesehatan yang baik.
- Wanita yang pernah menjalani total histerektomi juga dapat memilih untuk berhenti melakukan tes Pap kecuali telah menjalani pembedahan untuk mengobati kanker serviks atau pra-kanker. Wanita yang pernah menjalani histerektomi sederhana (leher rahim tidak dihapus) harus tetap mengikuti pedoman di atas.
Beberapa wanita percaya bahwa mereka bisa berhenti melakukan tes Pap smear setelah mereka berhenti mempunyai anak. Ini tidak benar. Mereka harus terus mengikuti pedoman diatas.
Pemeriksaan Panggul vs Tes Pap Smear
Banyak orang sering rancu antara pemeriksaan panggul vs tes Pap smear, mungkin karena kedua hal ini sering dilakukan pada saat bersamaan. Pemeriksaan panggul adalah bagian dari perawatan kesehatan rutin seorang wanita. Selama pemeriksaan ini, dokter mungkin melihat dan merasakan organ reproduksi. Beberapa wanita berpikir bahwa mereka tidak perlu pemeriksaan panggul setelah mereka berhenti memiliki anak. Hal ini tidak benar.
Pemeriksaan panggul dapat membantu menemukan penyakit pada organ kewanitaan. Tapi hal itu tidak akan menemukan kanker serviks pada stadium awal. Untuk itu, tes Pap smear diperlukan. Tes Pap smear sering dilakukan sesaat sebelum pemeriksaan panggul.
Alternatif lain Tes Pap Smear : Metode IVA
Untuk deteksi dini kanker serviks, selain test Pap Smear, metoda lain yang dapat menjadi pilihan adalah IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat).
IVA digunakan untuk mendeteksi abnormalitas sel serviks Anda setelah mengoleskan larutan asam asetat (asam cuka3-5%) pada leher rahim. Asam asetat menegaskan dan menandai lesi pra-kanker dengan perubahan warna agak keputihan (acetowhite change). Hasilnya dapat diketahui saat itu juga atau dalam waktu 15 menit.
Metode IVA mengandung kelebihan dibanding test Pap smear, karena sangat sederhana (dapat dilakukan di Puskesmas), hasilnya cukup sensitif dan harganya amat terjangkau (mulai Rp. 5000).
Berbeda dengan test Pap smear, pemeriksaan dengan metode IVA juga dapat dilakukan kapan saja, termasuk saat menstruasi, saat asuhan nifas atau paska keguguran. Bila hasilnya bagus, kunjungan ulang untuk tes IVA adalah setiap 5 tahun.
Gambar:Berbagai hasil test IVA
cara pengobatan diare
20.56 |
Cara Pengobatan Diare
Tidak selamanya
diare itu buruk. Sebenarnya diare adalah mekanisme tubuh untuk
mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Racun yang dihasilkan oleh virus,
bakteri, parasit dan sebagainya akan dibuang keluar bersama dengan tinja
yang encer.
Kehilangan cairan tubuh yang mengandung
elektrolit penting adalah penyebab kematian pada penderita diare.
“Kondisi yang disebut dehidrasi ini berbahaya karena dapat menimbulkan
gangguan irama jantung dan menurunkan kesadaran pasien. Jangan anggap
remeh, kalau tidak diatasi bisa menimbulkan kematian,” jelas dr. Ari
Fahrial Syam, Sp.PD, KGEH, MMB
Sebagian besar diare akut (diare mendadak) pada anak dapat
disembuhkan hanya dengan pemberian cairan dan meneruskan pemberian
makanan saja. Oleh sebab itu, inti dari pengobatan diare adalah
memberikan cairan untuk menghindari terjadi dehidrasi.
“Prinsip pengobatan diare adalah mencegah
dehidrasi dengan pemberian oralit (rehidrasi) dan mengatasi penyebab
diare, “ ungkap dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD, KGEH, MMB. Diare dapat
disebabkan oleh banyak faktor seperti salah makan, bakteri, parasit,
sampai radang. Pengobatan yang diberikan harus disesuaikan dengan klinis
pasien.
Obat diare dibagi menjadi tiga, pertama
kemoterapeutika yang memberantas penyebab diare .seperti bakteri atau
parasit, obstipansia untuk menghilangkan gejala diare dan spasmolitik
yang membantu menghilangkan kejang perut yang tidak menyenangkan.
Sebaiknya jangan mengkonsumsi golongan
kemoterapeutika tanpa resep dokter. Dokter akan menentukan obat yang
disesuaikan dengan penyebab diarenya misal bakteri, parasit. Pemberian
kemoterapeutika memiliki efek samping dan sebaiknya diminum sesuai
petunjuk dokter
Sebenarnya usus besar tidak hanya
mengeluarkan air secara berlebihan tapi juga elektrolit. Kehilangan
cairan dan elektrolit melalui diare ini kemudian dapat menimbulkan
dehidrasi. Dehidrasi inilah yang mengancam jiwa penderita diare.
Penggolongan Obat Diare
- Kemoterapeutika untuk terapi kausal yaitu
memberantas bakteri penyebab diare seperti antibiotika, sulfonamide,
kinolon dan furazolidon.
- Racecordil
Anti diare yang ideal harus bekerja cepat, tidak menyebabkan konstipasi, mempunyai indeks terapeutik yang tinggi, tidak mempunyai efek buruk terhadap sistem saraf pusat, dan yang tak kalah penting, tidak menyebabkan ketergantungan. Racecordil yang pertama kali dipasarkan di Perancis pada 1993 memenuhi semua syarat ideal tersebut. - Loperamide
Loperamide merupakan golongan opioid yang bekerja dengan cara memperlambat motilitas saluran cerna dengan mempengaruhi otot sirkuler dan longitudinal usus. Obat diare ini berikatan dengan reseptor opioid sehingga diduga efek konstipasinya diakibatkan oleh ikatan loperamid dengan reseptor tersebut. Efek samping yang sering dijumpai adalah kolik abdomen (luka di bagian perut), sedangkan toleransi terhadap efek konstipasi jarang sekali terjadi. - Nifuroxazide
Nifuroxazide adalah senyawa nitrofuran memiliki efek bakterisidal terhadap Escherichia coli, Shigella dysenteriae, Streptococcus, Staphylococcus dan Pseudomonas aeruginosa. Nifuroxazide bekerja lokal pada saluran pencernaan.
Obat diare ini diindikasikan untuk dire akut, diare yang disebabkan oleh E. coli & Staphylococcus, kolopatis spesifik dan non spesifik, baik digunakan untuk anak-anak maupun dewasa. - Dioctahedral smectite
Dioctahedral smectite (DS), suatu aluminosilikat nonsistemik berstruktur filitik, secara in vitro telah terbukti dapat melindungi barrier mukosa usus dan menyerap toksin, bakteri, serta rotavirus. Smectite mengubah sifat fisik mukus lambung dan melawan mukolisis yang diakibatkan oleh bakteri. Zat ini juga dapat memulihkan integritas mukosa usus seperti yang terlihat dari normalisasi rasio laktulose-manitol urin pada anak dengan diare akut.
- Racecordil
- Obstipansia untuk terapi simtomatis (menghilangkan gejala) yang dapat menghentikan diare dengan beberapa cara:
- Zat penekan peristaltik, sehingga memberikan lebih banyak waktu untuk resorpsi air dan elektrolit oleh mukosa usus seperti derivat petidin (difenoksilatdan loperamida), antokolinergik (atropine, ekstrak belladonna)
- Adstringensia yang menciutkan selaput lendir usus, misalnya asam samak (tannin) dan tannalbumin, garam-garam bismuth dan alumunium.
- Adsorbensia, misalnya karbo adsorben yanga pada permukaannya dapat menyerap (adsorpsi) zat-zat beracun (toksin) yang dihasilkan oleh bakteri atau yang adakalanya berasal dari makanan (udang, ikan). Termasuk di sini adalah juga musilago zat-zat lendir yang menutupi selaput lendir usus dan luka-lukanya dengan suatu lapisan pelindung seperti kaolin, pektin (suatu karbohidrat yang terdapat antara lain sdalam buah apel) dan garam-garam bismuth serta alumunium.
- Spasmolitik, yakni zat-zat yang dapat melepaskan kejang-kejang otot yang seringkali mengakibatkan nyeri perut pada diare antara lain papaverin dan oksifenonium.
sumber : http://medicastore.com/diare/pengobatan_diare.htm
LCS ( Cairan otak)
21.12 |
LCS ( liquor cerebro spinalis )
LIQUOR CEREBRO SPINALIS (LCS)
· Produksi LCS:
– 70% à pleksus khoroid ventrikel (proses sekresi aktif dan ultrafiltrasi dari plasma)
– 30% à cairan interstitial (ruang interseluler otak dan sumsum tulang belakang)
· Fungsi LCS :
– Menerima hasil metabolisme otak dan SSP (Susunan saraf pusat)
– Memberikan nutrisi pada SSP
– Sebagai bantalan
– Sebagai regulator TIK (Tekanan Intra Kranial)
· Blood Brain Barier : Kemampuan otak untuk mempertahankan masuknya zat-zat yang mempunyai BM besar
· Komposisi LCS : NA, K, urea, as. Laktat, sulfonamid
· LCS tidak mengandung : bilirubin, fibrinogen, Ig (imunoglobulin) à BM besar Internal
· Mekanisme Aliran LCS
o Internal sistem :
§ Ventrikel lateralis (I & II)
↓ dihub oleh Foramen Interventrikel (For. Monroe)
§ Ventrikel tertius (III)
↓ dihub oleh Aquaduktus Sylvii
§ Ventrikel quartus (IV)
o External sistem :
§ Ruang subarachnoid
§ Cisterna
§ Cerebrum
§ Medula spinalis
Internal sistem dengan External sistem dihub oleh For. Luschka & Magendi
l Volume total LCS : 90 – 150 ml (org dws)
– ventrikel : 20 ml
– sisterna subarakhnoid : 60 ml
– kanalis spinalis : 70 ml
l Kecepatan formasinya : 500 ml/hari atau 20 ml/jam
l Produksi LCS ↑ : hydrosephalus
l Cara pengambilan :
– Pungsi lumbal à L2-L3 atau L3-L4 (Hanya terdapat filum terminale sehingga kemungkinan melukai system saraf adalah kecil)
l Volume LCS untuk pemeriksaan antara 15 sampai 20 ml, dibagi dalam 3 buah tabung steril:
– Tabung I à untuk analisa kimia, serologi, dan pemeriksaan khusus misalnya imunologi.
– Tabung II à untuk analisa bakteriologi.
– Tabung III à untuk analisa mikroskopis sel
l Syarat pemeriksaan :
Dilakukan dlm wkt < 30’, karena bila > 30’ jml sel akan berkurang yang disebabkan:
– Sel mengalami sitolisis
– Sel akan mengendap, shg sulit mendapat sampel yang homogen
– Sel terperangkap dalam bekuan
– Sel cepat mengalami perubahan morfologi
Macam pemeriksaan :
a. Pemeriksaan Rutin
- makroskopis
- mikroskopis
- kimia
- bakteriologi
b. Pemeriksaan Fisik
- tekanan
c. Pemeriksaan Khusus
- elektroforesa protein
- imunoelektroforesa
- serologi
- imunoglobulin
l Pemeriksaan makroskopis meliputi
– Warna
– Kekeruhan
– pH
– Konsistensi (bekuan)
– Berat jenis
l Warna
Normal warna LCS tampak jernih, ujud dan viskositasnya sebanding air.
– Merah muda → perdarahan trauma akibat pungsi
– Merah tua atau coklat → perdarahan subarakhnoid akibat hemolisis dan akan terlihat jelas sesudah disentrifuge
– Hijau atau keabu-abuan → pus
– Coklat → terbentuknya methemalbumin pada hematoma subdural kronik
– Xanthokromia
→ (kekuning-kuningan) pelepasan hemoglobin dari eritrosit yang lisis
(perdarahan intraserebral/subarachnoid); juga disebabkan oleh kadar
protein tinggi (> 200 mg/dl)
– Kekeruhan
– Normal
→ tidak ada kekeruhan atau jernih. Walaupun demikian LCS yang jernih
terdapat juga pada meningitis luetika, tabes dorsalis, poliomyelitis,
dan meningitis tuberkulosa.
– Keruh → ringan seperti kabut mulai tampak jika
– lekosit 200-500/ul3
– eritrosit > 400/ml
– mikroorganisme (bakteri, fungi, amoeba)
– aspirasi lemak epidural sewaktu dilakukan pungsi
– media kontras radiografi.
– Konsistensi bekuan
– Bekuan à banyak darah masuk
– Normal → tidak terlihat bekuan
– Bekuan → banyaknya fibrinogen yang berubah menjadi fibrin.
Disebabkan: trauma pungsi, meningitis supurativa, atau meningitis tuberkulosa.
Jendalan sangat halus à LCS didiamkan di dalam almari es selama 12-24 jam.
Analisa Laboratorium
l Metode : perbandingan dengan aquadest secara visual
l Prinsip : pada keadaan normal wujud LCS seperti air, dengan membandingkannya dapat dinilai adanya perubahan ujud LCS.
l Peralatan yang dipergunakan :
– Tabung reaksi
– Kertas putih
l Tata cara pemeriksaan :
– Tabung reaksi diisi aquadest secukupnya sebagai pembanding.
– Contoh bahan diisikan pada tabung reaksi yang sama ukurannya dengan pembanding.
– Kedua tabung diletakkan berdekatan dengan latar belakang kertas putih.
– Bandingkan contoh bahan dengan aquadest.
l Tata cara pembacaan hasil :
– Warna
– Kejernihan / kekeruhan
• 0 = jernih
• + 1 = berkabut
• + 2 = kekeruhan ringan
• + 3 = kekeruhan nyata
• + 4 = sangat keruh
– Bekuan, tidak ada (negatif) atau ada bekuan (positif)
PEMERIKSAAN MIKROSOKOPIS
l Eritrosit dan leukosit masuk ke dalam LCS à ada kerusakan pada pembuluh darah atau sebagai akibat reaksi terhadap iritasi.
l Perhitungan sel lekosit dan eritrosità segera dilakukan ( 40% dari lekosit lisis setelah 2 jam, Eritrosit lisis setelah 1 jam pada suhu ruangan)
DD: trama pungsi vs hemorhagi subarakhnoid
l Nilai rujukan normal jumlah lekosit (monosit dan limposit) adalah
– Anak & dewasa : 0 – 5 sel/ul
– neonatus 0 – 30 sel/ul
----------à Tidak Dilakukan
Analisa Laboratorium Jumlah Leukosit
l Metode : bilik hitung Improved Neubauer
l Prinsip : LCS diencerkan dalam perbandingan tertentu dan lekosit dihitung dalam volume tertentu.
l Alat yang dipakai :
– Pipet lekosit
– Bilik hitung Improved Neubauer
– Tabung reaksi kecil
– Mikroskop
l Reagen yang dipakai : larutan Turk
l Tata cara pemeriksaan
– Kocoklah dengan perlahan-lahan LCS yang akan diperiksa.
– Isaplah larutan Turk dengan pipet lekosit sampai tanda 1 (satu).
– Kemudian LCS dihisap sampai tanda 11 dan seterusnya dikocok.
– Letakkan kaca penutup di atas bilik hitung.
– Larutan
LCS yang ada dalam pipet lekosit dibuang antara 2-3 tetes, kemudian
diteteskan pada bilik hitng hingga bidang-bidang pada bilik hitung
terisi. Diamkan lebih kurang 5 menit dalam posisi datar.
– Kemudian diperiksa dalam mikroskop cahaya dengan pembesaran lensa obyektif 10 X
– Hitung semua lekosit yang terdapat pada 9 (sembilan) bidang besar.
PEMERIKSAAN KIMIA
l Analisa kimia LCS à membantu diagnosis / menilai prognosis. Pemeriksaan rutin :
– penetapan protein secara kualitatif
– kadar protein
– kadar glukosa
ANALISA LABORATORIUM PROTEIN KUALITATIF
l Keadaan normalà cairan otak mengandung sedikit sekali protein (BM besar).
l Perbandingan antara albumin dan globulin > LCS daripada dalam plasma (molekul albumin >kecil)
l Konsentrasi protein ↑ :
– Permeabilitas sawar darah-otak ↑ oleh radang
– Meningitis yang berat
A. TEST PANDY
l Prinsip : reagen pandy memberikan reaksi terhadap protein (albumin dan globulin) dalam bentuk kekeruhan. Pada keadaan normal tidak terjadi kekeruhan atau kekeruhan yang ringan seperti kabut.
l Alat dan reagen yang dipakai
– Tabung serologi (garis tengah 7 mm)
– Kertas putih
– Reagen Pandy (larutan phenol jenuh dalam air)
l Tata cara pemeriksaan :
– Ke dalam tabung serologi dimasukkan 1 ml reagen Pandy
– Tambahkan 1 tetes LCS
– Kemudian dilihat segera ada tidaknya kekeruhan.
l Tata cara pembacaan hasil
– Negatif : tidak ada kekeruhan
– Positif : terlihat kekeruhan yang jelas
• +1 : opalescent (kekeruhan ringan seperti kabut)
• +2 : keruh
• +3 : sangat keruh
• +4 : Kekeruhan seperti susu
Nilai normal : (-) / (+1)
TEST NONNE APELT
l Prinsip : reagen Nonne memberikan reaksi terhadap protein globulin dalam bentuk kekeruhan yang berupa cincin. Ketebalan cincin à berhubungan dengan kadar globulin, makin tinggi kadarnya maka cincin yang terbentuk makin tebal.
Alat dan reagen yang dipakai :
– Tabung serologi (garis tengah 7 mm)
– Reagen Nonne (larutan ammonium sulfat jenuh dalam air)
l Tata cara pemeriksaan :
– Ke dalam tabung serologi dimasukkan 1 ml reagen Nonne
– Tambahkan
1 ml LCS dengan cara pelan-pelan sehingga terbentuk 2 lapisan, di mana
lapisan atas adalah LCS. Diamkan selama 3 menit.
– Kemudian dilihat pada perbatasan kedua lapisan dengan latar belakang gelap.
l Tata cara pembacaan hasil :
– Negatif : tidak terbentuk cincin antara kedua lapisan
– +1 : cincin yang terbentuk menghilang setelah dikocok (tidak ada bekasnya).
– +2 : setelah dikocok terjadi opalesensi
– +3 : mengawan setelah dikocok
l Normal : (-)
GLUKOSA
l Menyusutnya kadar glukosa dalam LCS à meningitis purulenta (metabolisme leukosit & bakteri ↓ kadar glukosa à 0).
l Semua mikroorganisme menggunakan glukosaà pe↓ kadar glukosa dapat disebabkan oleh : fungi, protozoa, bakteri tuberculosis, dan bakteri piogen.
l Meningitis oleh virus à sedikit me↓ kadar glukosa dalam LCS.
ASAM LAKTAT
l Konsentrasi asam laktat à aktifitas glikolisis setempat.
l Kadar asam laktat > 35 mg/dl àjarang terjadi kecuali pada meningitis oleh bakteri atau fungi.
Langganan:
Postingan (Atom)







